Maafkan aku kasih
Karena aku masih belum bisa
Menjadikan dirimu satu-satunya
Yang ada di sampingku
Ku akui kalau kau satu-satunya
Yang di hatiku
Namun hasrat lelakiku
Tak sejalan dengan kata hatiku
Oh tapi apa yang dapat ku lakukan
Aku tak bisa melawan
Apa yang tubuhku inginkan
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku kasih
Karna aku masih belum bisa
Menjadikan dirimu satu-satunya
Yang ada di sampingku
Ku akui kalau kau satu-satunya
Yang di hatiku
Namun hasrat lelakiku
Tak sejalan dengan kata hatiku
Oh tapi apa yang dapat ku lakukan
Aku tak bisa melawan
Apa yang tubuhku inginkan
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Terakhir, terakhir, terakhir, terakhir
Karena aku masih belum bisa
Menjadikan dirimu satu-satunya
Yang ada di sampingku
Ku akui kalau kau satu-satunya
Yang di hatiku
Namun hasrat lelakiku
Tak sejalan dengan kata hatiku
Oh tapi apa yang dapat ku lakukan
Aku tak bisa melawan
Apa yang tubuhku inginkan
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku kasih
Karna aku masih belum bisa
Menjadikan dirimu satu-satunya
Yang ada di sampingku
Ku akui kalau kau satu-satunya
Yang di hatiku
Namun hasrat lelakiku
Tak sejalan dengan kata hatiku
Oh tapi apa yang dapat ku lakukan
Aku tak bisa melawan
Apa yang tubuhku inginkan
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Maafkan aku telah membuat dirimu
Menunggu lama tanpa adanya jawaban
Yang pasti pasti dari diriku yang plin-plan ini
Sekali lagi maafkan aku
Karena kau harus menunggu lebih lama
Tapi tenang sayang kau pasti jadi yang terakhir
Terakhir, terakhir, terakhir, terakhir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar